-->

John Earnest Gunakan AR-15 untuk Serang Umat Yahudi di Sinagoge Chabat Poway

John Earnest Gunakan AR-15 untuk Serang Umat Yahudi di Sinagoge Chabat Poway
SAN DIEGO, LELEMUKU.COM - Kepolisian San Diego, negara bagian California, Amerika Serikat menyatakan John T. Earnest merupakan pemuda berumur 19 tahun yang menyerang rumah ibadah umat Yahudi di Kongregasi Sinagoge di blok 15000, Jalan Chabat, Kota Poway pada Sabtu (27/04/2019) pukul 11.30 waktu setempat dengan menggunakan senjata api jenis semi otomatis, AR-15.

Kepolisian menyatakan pelaku melakukan penyerangan seorang diri dengan menggunakan sebuah kendaraan. Sementara terkait motif penyerangan yang dilakukan pelaku masih didalami dan diselidiki. 

"Pelaku awalnya melarikan diri dari lokasi kejadian, tapi kemudian dikejar dan akhirnya menyerah ke polisi," ungkap juru bicara Polisi San Diego David Nisleit dalam pernyataan media.

Meski penyerangan ini dilakukan seorang diri, kepolisian masih melakukan pengamanan guna mencegah tindakan-tindakan yang tidak diharapkan. Sementara warga setempat diimbau untuk tinggal di rumah.

Menurut manifesto pelaku yang merupakan mahasiswa perawat di California, ia mengaku seorang Kristen anarkis yang menganut anti-Yahudi. Ia sangat benci dengan Presiden AS, Donald Trump dengan menyebutnya sebagai "Zionis yang sangat membenci orang kulit putih."

Dalam manifesto yang berisi pesan meme dan copypasta dari 4Chan dan 8Chan ini, dikatakan serangan yang dilakukan pada hari terakhir Perayaan Paskah Umat Yahudi ini merupakan deklarasi melawan "kelompok yang selama ini menyerang bangsa Eropa."

1 Meninggal, 3 Terluka

Sekurangnya 1 orang wanita meninggal dan 3 terluka dari serangan tersebut. Para korban diantaranya seorang rabi, seorang gadis kecil dan seorang pria, namun kepolisian tidak memberitahukan identitas para korban dan luka yang dialami.

"Para korban telah dibawa ke Palomar Medical Center. Kami berharap agar menghormati privasi medis dari para korban dan keluarga mereka dalam masa-masa sulit seperti ini," ujar dia.

Meski telah menahan Earnest, polisi meminta agar warga di Amerika tidak memberikan informasi yang berlebihan terkait insiden ini sebab beredar isu di media sosial yang menyatakan bahwa ini adalah serangan teror yang dilakukan oleh kelompok tertentu.

"Daerah kejadian sudah diamankan sambil kami melakukan penyelidikan yang memakan waktu beberapa jam. Mohon untuk tidak menyebarkan misinformasi yang dapat menyebabkan panik," tweet Polisi San Diego.

Sekitar puluhan orang dilaporkan hadir dalam perayaan di rumah ibadah Yahudi yang berdekatan dengan Gereja Ortodoks St John Damaskus dan Gereja Lutheran Incarnation.

Poway adalah kota dengan penduduk berjumlah 50,041 orang dengan mayoritas berkulit putih yang berjarak 25 kilometer dari arah utara Kota San Diego dengan populasi mayoritas adalah latin.

Penembakan ini terjadi tepat 6 bulan setelah penembakan di Sinagoge di Pittsburg yang membunuh 11 orang warga Yahudi. (Albert Batlayeri)

berita terbaru dari Lelemuku.com

Recent Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel