Pemerintah Amerika Serikat Peringatkan Remaja dan Perempuan Hamil Agar Tak Pakai Ganja

Pemerintah Amerika Serikat Peringatkan Remaja dan Perempuan Hamil Agar Tak Pakai GanjaWASHINGTON, LELEMUKU.COM - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Kamis (29/08/2019), memperingatkan remaja dan wanita hamil agar tidak menggunakan ganja, menyebutnya "obat berbahaya."

"Meskipun anggapan akan bahaya ganja berkurang, sesungguhnya yang menakutkan adalah potensi nyata bahaya meningkat" kata Kepala Operasional Korps Layanan Kesehatan Masyarakat AS, A.Jerome Adams.

Adams bersama Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Alex Azar mengatakan konsentrasi THC - bahan kimia dalam ganja yang memberi pengguna perasaan mengawang tinggi - sekarang tiga kali lebih tinggi daripada di tahun 1990-an dan awal 2000-an.

"Ini bukan ganja seperti era ibu anda," kata Adams. "Semakin tinggi kadar THC, semakin tinggi risikonya."

Adams mengatakan, seringnya penggunaan ganja oleh remaja bisa mempengaruhi perkembangan otak terutama bagian-bagian yang terkait dengan perhatian, ingatan, dan pengambilan keputusan.

Perempuan hamil yang menggunakan obat itu membuat janin berisiko terkena gangguan perkembangan otak, berat lahir yang lebih kecil, dan masalah perilaku di masa kanak-kanak.

Para dokter mengatakan perempuan hamil yang merokok atau mengisap ganja untuk meredakan mual di pagi hari harus menghentikannya.

Azar mengatakan Presiden Donald Trump menyumbang sekitar AS$100.000 dari gaji tahunannya untuk mendanai kampanye digital guna menyoroti risiko ganja.

Ganja masih ilegal di tingkat federal, tetapi sejumlah negara bagian telah melegalkan jumlah terbatas untuk keperluan rekreasi atau medis, membuat banyak orang yakin zat itu relatif tidak berbahaya. (VOA)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0