Ketty Notanubun Minta Warga Maluku Tenggara Patuhi Protokol Kesehatan.

Baca juga:

Ketty Notanubun Minta Warga Maluku Tenggara Patuhi Protokol Kesehatan.LANGGUR, LELEMUKU.COM - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Maluku Tenggara, dr.Ketty Notanubun.M.Kes mengatakan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui GTPP hingga saat ini telah membagi sekitar 100.000 masker ke masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Notanubun kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Dijelaskan, dalam rangka mencegah penyebaran virus corona sekaligus mempertahankan Maluku Tenggara sebagai zona hijau dalam penyebaran virus corona maka GTPP juga telah melakukan penyemprotan disinfektan.

Serta, sosialisasi tentang pencegahan virus corona, penanganan pelaku perjalanan hingga larangan kepada nelayan andon agar tidak beroperasi di perairan Malra.

Penularan virus corona hingga kini masih terus meningkat di wilayah Indonesia pada umumnya dan khususnya di Maluku. Kondisi tersebut harus dicermati dengan bijak oleh masyarakat Maluku Tenggara agar tetap waspada dan mematuhi prokoler kesehatan.

“Kita bersyukur Maluku Tenggara hingga kini masih zona hijau. Tapi sampai kapan kita bisa menjaganya ? Semua itu berpulang dan tergantung pada masyarakat sendiri,” ujarnya.

Tetap lakukan phisycal distancing, hindari kerumunan, jaga jarak, ingat pake masker saat beraktivitas diluar rumah dan cuci tangan pakai sabun.

Ketty Notanubun yang juga kepala Dinas Kesehatan Malra itu, mengingatkan, saat ini telah ada arahan dari Pemerintah bahwa akan dibuka kembali kehidupan baru yang memberi kesempatan kepada penduduk yang berusia dibawah 45 tahun agar bisa beraktivitas normal kembali.

Sekalipun nantinya harus kembali beraktivitas, namun tidak serta merta orang dalam rentan umur dimaksud mengabaikan protokol kesehatan. masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Untuk masyarakat terutama bagi kaum muda, betul kita masih kuat, imunitas tubuh kita masih tinggi. Tapi ingatlah untuk senantiasa memperhatikan orang disekitar anda, terutama yang berada dirumah.

"Ada Oma, opa, bapa, mama yang berumur 60 tahun keatas, mari kita jaga mereka,” ungkapnya.

Meski memiliki imunitas tubuh kuat, tapi apabila yang bersangkutan terkontaminasi, virus itu bisa saja bersarang dalam tubuhnya dan tidak menunjukkan gejala. Gejala tersebut biasanya disebut Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dalam kondisi yang demikian, sekalipun dia kuat tetapi saat pulang ke rumah dengan membawa virus yang bersarang ditubuhnya dan kemudian melakukan kontak fisik dengan opa, oma dan orang tua lainnya yang berumur 60-an, apalagi mereka memiliki penyakit kronis, maka dengan mudah menularkan kepada orang lain.

Pandemi belum selesai. Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada dan bersiap untuk menuju the new normal atau kehidupan baru ditengah wabah corona.

“Mari katong tetap pakai masker karena dengan masker yang katong pake akan melindungi saudara kita yang lain, begitu juga sebaliknya. Mari katong jaga Pulau Kei untuk keselamatan bersama,” pinta Notanubun. (InfoPublik)
loading...
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email: redaksi@lelemuku.com atau whatsapp : +621343199624. Kiriman Berita/video/foto wajib disertai dengan biodata lengkap pengirim dan akan melalui proses moderasi.

Redaksi : redaksi@lelemuku.com
Iklan : iklan@lelemuku.com

Berita Pariwisata

Loading...
loading...