Petrus Fatlolon Ajak Lestarikan Warisan Leluhur Foruk dan Tais Tanimbar


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Bupati Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Petrus Fatlolon mengajak seluruh masyarakat di daerah yang dipimpinnya untuk melestarikan warisan leluhur Foruk  yaitu nyanyian tradisional atau pantun berlagu dan Tais atau Tenun Tanimbar.

“Ini adalah warisan leluhur yang merupakan kekayaan budaya, adat istiadat Tanimbar,” ajak dia saat penyerahan hadiah lomba Hari Ulang Tahun (HUT) Tanimbar ke-22 dan Hari Sumpah Pemuda pada Kamis, 2 Desember 2021. 

Fatlolon menegaskan bahwa Foruk jangan sampai punah dan harus terus menjadi budaya turun-temurun masyarakat setempat.

Sementara Tais Tanimbar saat ini mempunyai 47 ragam motif dan telah terdaftar serta mendapat pengakuan hak cipta dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Tidaklah boleh sampai punah, menjadi tanggung jawab moril dari kita semua untuk terus melestarikan foruk dan tenun yang menjadi kebanggaan kita,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Maluku yang merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Widya Pratiwi Murad Ismail mengungkapkan tekadnya untuk menjadikan Tanimbar sebagai kabupaten kreatif berbasis tenun.

Ia berharap dengan terlaksananya industri kreatif itu bisa menopang perekonomian keluarga melalui para penenun yang merupakan kaum perempuan.

“Harus ada komitmen bersama untuk menjadikan Tanimbar sebagai kabupaten kreatif berbasis tenun ikat,” Ungkap Widya dalam rilis Humas Maluku. (Laura Sobuber)   

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0