AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, Blokade Laut Diberlakukan


WASHINGTON, LELEMUKU.COM – Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS melancarkan serangan gelombang baru terhadap target-target di Iran pada Selasa (14/7/2026) pukul 15.00 waktu setempat . Serangan ini bertujuan untuk melumpuhkan kemampuan Teheran yang digunakan untuk menyerang pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Langkah militer ini dilakukan menjelang pemberlakuan kembali blokade laut AS pada pelabuhan-pelabuhan dan wilayah pesisir Iran yang dijadwalkan mulai efektif pukul 16.00 waktu setempat . Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran telah berakhir dan blokade akan diberlakukan kembali .

“Serangan ini akan terus membebani pasukan Iran dan menurunkan kemampuan mereka untuk menyerang warga sipil tak berdosa serta pelayaran komersial di Selat Hormuz,” demikian pernyataan CENTCOM di media sosial . Sebelumnya, AS telah menyelesaikan tiga putaran serangan terhadap sekitar 140 target militer Iran, termasuk sistem rudal, drone, fasilitas amunisi, dan jaringan komunikasi .

Blokade yang diberlakukan akan berlaku untuk semua kapal, tanpa memandang bendera atau muatan, yang menuju atau berasal dari pelabuhan Iran . Kapal-kapal yang melanggar akan menghadapi risiko pencekalan dan penyitaan . Militer AS telah mengimbau kapal-kapal netral untuk segera meninggalkan pelabuhan Iran atau membatalkan pelayaran jika Iran adalah tujuan berikutnya .

Ketegangan di Selat Hormuz meningkat setelah Iran menutup jalur pelayaran dan menyerang kapal-kapal komersial, yang memicu respons balasan dari AS . Meskipun Iran menyatakan Selat Hormuz tertutup, AS menyatakan siap menjaga kebebasan navigasi dan jalur selatan selat tetap terbuka . (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0