FIFA Larang Pemain Pakai Perhiasan di Lapangan Demi Keselamatan

ZURICH, LELEMUKU.COM – Sebelum FIFA menerapkan aturan keselamatan yang lebih ketat, pemandangan pemain sepak bola mengenakan kalung emas, perak, salib, maupun liontin di lapangan bukanlah hal yang asing. Aksesori tersebut bahkan kerap menjadi bagian dari identitas dan ciri khas mereka sekaligus sentuhan personal saat tampil di panggung terbesar dunia sepak bola.

Namun, sejak Juli 2006, FIFA mulai memperketat aturan dengan melarang penggunaan segala bentuk perhiasan selama pertandingan. Kebijakan ini diambil demi meminimalkan risiko cedera yang dapat terjadi akibat aksesori yang dikenakan pemain di lapangan.

Aturan tersebut kemudian ditegaskan dalam Laws of the Game yang dikeluarkan oleh International Football Association Board (IFAB). Regulasi tersebut menyatakan dengan tegas bahwa pemain tidak diperbolehkan mengenakan perhiasan apa pun selama pertandingan berlangsung.

Larangan ini mencakup semua jenis aksesori seperti kalung, gelang, cincin, anting, serta liontin atau benda lain yang melekat pada tubuh pemain. FIFA juga menginstruksikan wasit untuk memeriksa perlengkapan pemain sebelum pertandingan dimulai guna memastikan tidak ada perhiasan yang dikenakan.

Demi alasan keselamatan, seluruh aksesori wajib dilepas atau ditutup dengan benar sebelum pertandingan dimulai. Jika seorang pemain tetap bersikeras mengenakan perhiasan, wasit berhak meminta pemain tersebut keluar lapangan hingga aksesori dilepas.

Meski aturan ini telah berlaku hampir dua dasawarsa, beberapa pemain terkenal seperti Radamel Falcao dan Neymar sempat menjadi sorotan karena masih mengenakan perhiasan saat bertanding di masa lalu. Kini, semua pemain diwajibkan mematuhi regulasi ketat FIFA demi keselamatan bersama. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0