Kebakaran Pub Bangkok Tewaskan 27 Orang, 22 Kritis
BANGKOK, LELEMUKU.COM – Sebanyak 22 orang masih dalam kondisi kritis akibat kebakaran hebat di Rong Beer Na Lat Phrao, sebuah pub dan restoran populer di Distrik Chatuchak, Bangkok. Petugas kesehatan merawat 63 korban luka-luka di 16 rumah sakit, sementara otoritas setempat memerintahkan penutupan tempat hiburan tersebut selama 30 hari dan seruan untuk memperketat regulasi keselamatan mulai bergema .
Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand menyatakan sebagian besar korban menderita luka bakar parah dan menghirup asap sehingga memerlukan perawatan di unit luka bakar khusus dan unit perawatan intensif. Enam rumah sakit di Bangkok dan provinsi sekitarnya telah disiagakan untuk menerima transfer pasien tambahan. Kebakaran yang terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 23.57 waktu setempat itu menewaskan 27 orang, terdiri dari sembilan pria dan 18 wanita .
Kantor Distrik Chatuchak telah melarang penggunaan gedung tersebut selama 30 hari berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Bangunan untuk memungkinkan inspeksi keselamatan dan penyelidikan yang sedang berlangsung. Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul yang mengunjungi lokasi kejadian pada Senin dini hari menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi dan tim forensik .
Berdasarkan kesaksian salah satu musisi yang selamat, asap pertama kali terlihat muncul dari pemutusan arus listrik di dekat panggung. Listrik kemudian padam sebelum ledakan terdengar dan asap dengan cepat memenuhi ruangan. Banyak korban ditemukan di kamar mandi di bagian belakang gedung, diduga berlindung dari asap dan api namun terjebak karena tidak ada jalur evakuasi yang memadai .
Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengungkapkan inspeksi gedung pada April 2026 menunjukkan tempat itu memiliki dua pintu darurat, lampu darurat, tanda evakuasi, dan alat pemadam api. Namun, dalam kondisi operasional normal, meja atau barang lain mungkin menghalangi jalur evakuasi, mempersulit pengunjung keluar. Ia juga mencatat bahan dekorasi interior yang mudah terbakar di langit-langit diduga mempercepat penyebaran api .
Tragedi ini kembali memicu seruan untuk pengawasan lebih ketat terhadap tempat hiburan dan restoran dengan pertunjukan musik langsung. Mantan calon gubernur Bangkok Chaiwat Sathawornwichit mendesak otoritas untuk melakukan inspeksi keselamatan intensif, memperketat prosedur perizinan dan pembaruan lisensi, mengidentifikasi secara terbuka tempat yang gagal memenuhi standar keselamatan, serta melakukan investigasi transparan mengenai penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab .
Otoritas Bangkok mengidentifikasi 14 tempat serupa di distrik tersebut yang akan menjalani pemeriksaan keselamatan menyeluruh. Pemerintah kota juga berencana merevisi aturan zona hiburan dan standar bahan bangunan tahan api untuk mencegah tragedi serupa terulang di masa depan . (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri