Pemprov Papua Tampung Masukan UMKM untuk Penyelenggaraan BTF 2026
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menjadikan pengalaman pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu bahan evaluasi penyelenggaraan Border Trade Fair (BTF) 2026.
Asisten III Sekretaris Daerah Papua Suzana Wanggai mengatakan pemerintah tengah menghimpun berbagai masukan setelah empat kali penyelenggaraan kegiatan perdagangan lintas batas tersebut.
Salah satu aspirasi datang dari UMKM peserta BTF yang meminta durasi kegiatan tahun ini ditambah. Pelaksanaan yang sebelumnya berlangsung tiga hari diusulkan menjadi lima hari.
“Ini artinya ada respons positif, ada dampak yang mereka rasakan di pelaksanaan BTF sebelumnya sehingga mereka meminta tambah waktu pelaksanaan kegiatan,” ujar Suzana di Jayapura.
Menurutnya, masukan pelaku usaha menjadi indikator untuk melihat manfaat kegiatan, termasuk dari sisi promosi dan transaksi produk selama pameran berlangsung.
Pemerintah Provinsi Papua akan membahas usulan tersebut bersama perangkat daerah dan pihak terkait dalam rangkaian persiapan BTF 2026.
Evaluasi penyelenggaraan sebelumnya juga menjadi dasar untuk menyusun pelaksanaan kegiatan tahun ini agar dapat memberi ruang yang lebih optimal bagi UMKM dalam memasarkan produknya. ***
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri