Yaman Serang Balik Serangan Saudi, Deklarasi Akhir Gencatan Senjata

SANAA, LELEMUKU.COM – Pasukan Yaman bersumpah akan membalas serangan udara Arab Saudi yang menargetkan Bandara Internasional Sanaa, Senin (13/7/2026). Serangan ini dianggap mengakhiri fase de-eskalasi dan akan mendapat respons setimpal, seperti disiarkan stasiun televisi Al Masirah yang dikelola kelompok setempat.

"Bagi kami, ini adalah pelanggaran yang sangat serius, tidak akan kami biarkan begitu saja," tegas pernyataan militer mengutip laporan The Jerusalem Post .

Ancaman Respons Komprehensif
Serangan udara terjadi hanya beberapa hari setelah Kementerian Luar Negeri di Sanaa memperingatkan Riyadh. Dalam pernyataan sebelumnya, mereka menyatakan bahwa langkah eskalasi apa pun akan dianggap sebagai "peluru terakhir untuk fase de-eskalasi dan gencatan senjata" . Sanaa menekankan bahwa era blokade atas Yaman telah berakhir dan tidak akan kembali lagi.

Sebelumnya, otoritas di Sanaa telah memperingatkan bahwa "setiap tindakan agresi akan dihadapi dengan respons komprehensif yang menargetkan bandara dan kepentingan vital mereka di darat dan laut" . Peringatan serupa juga disampaikan bahwa "konsekuensi dan dampak dari setiap tindakan agresi akan sepenuhnya ditanggung oleh Riyadh" .

Serangan ini terjadi setelah insiden pada 3 Juli lalu, ketika pesawat tempur Saudi diklaim dicegat saat mencoba mencegah penerbangan sipil Iran mendarat di Sanaa. Saat itu, kelompok bersenjata menyatakan pesawat Iran mengangkut lebih dari 200 pasien Yaman yang membutuhkan perawatan . Saat itu, mereka juga sudah memperingatkan bahwa "pelanggaran ini merupakan permulaan dari fase baru" dan mengancam akan menargetkan bandara Saudi dan fasilitas-fasilitas penting lainnya . (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0